Selasa, 16 Mei 2017

Sudut ruang sepi

Disini disudut ruang sepi
berbalut kehampaan
kugoreskan tinta hitam
pada kertas putih
dalam buku harian ku

sebuah cerita telah tertulis
dalam lembaran kisah hidupku
yaitu sebuah kisah cinta
kisah perjalanan aku dan dia

namun saat kukhayalkan
sebuah kisah yang indah
pada akhir kisah cerita
cinta ini

sebuah kenyataan datang
kenyataan yang pahit
kenyataan yang sampai saat ini
tak bisa ku terima

kenyataan bahwa kita sudah terpisah
terpisahkan oleh ruang oleh waktu
oleh kondisi
dan bahkan oleh semuanya

cinta kita suci tulus dari hati
yang berasal
dari lubuk sanubari

namun, mengapa ada saja
yang benci tulus cinta kita
yang tak mengijinkan kita
tuk bersama

sepintas pernah terpikir
apa salah ku
apa salah kita
sampai kita tak bisa bersatu

seiring hembusan nafas ini
detik demi detik kurasakan
bayangmu selalu hadir disetiap
lamunan ku

kadang hati tak bisa menerima
semua pernyataan ini
dan mencoba tuk
lari, lari dari kenyataan yang menyakitkan

namun, apalah daya ku
aku hanyalah manusia biasa
kisah cintaku tidak Seabadi adam dan hawa

tidak semewah romeo dan juliet
tidak seromantis jack dan rose
tidak seindah habibie dan ainun
namun, ijinkanlah

ijinkanlah aku merangkai kisah cintaku
bersamanya, bersama dia yang ku cinta
jangan pisahkan kami
jangan jauhkan kami

andai saja ada satu kesempatan
untuk ku memilih
antara hamparan kemewahan atau dia yang ku cinta

maka akan ku pilih dia
dia yang ku cinta
dia yang ku sayang
dia yang kini menjadi sang mantan

bersama dingin nya malam
kucoba menyibak kabut keraguan
mengenang semua kisah
saat bersama nya

hamparan bintang seakan mewakili
jutaan rindu ini padanya
gelapnya sang malam seakan mewakili
betapa kelam nya hati ini tanpa nya

tuhan, aku yakin kau tahu apa yang tengah aku rasakan saat ini
aku mohon, rangkaikanlah kisah ku ini dengan indah

meskipun semua seakan menjauhkan ku dengan dia yang ku cinta
aku yakin hanya kaulah yang
bisa mempersatukan aku dengan dia

maka dipenghujung bait ini
ku selipkan do'a dan harapan ini
karna ku yakin
kau bisa menyampaikan nya
dengan format yang lebih indah: ')



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Biarkanlah

Jika sedih mu adalah luka, maka irislah aku Jika sedih mu adalah duka, maka patahkanlah hatiku Jika sedih mu adalah api, maka bakarlah...